Sang Pialang - Sinyal palsu (fakey signal) setelah inside bar adalah false breakout atau penembusan yang gagal pada level tertinggi atau level terendah mother bar. Dalam hal ini harga menembus level ekstrem mother bar (level tertinggi atau terendahnya) tetapi kemudian berbalik ke arah yang berlawanan sehingga membentuk sinyal palsu. Pembalikan arah tersebut bisa terjadi karena perubahan sentimen pasar atau reaksi terhadap berita atau event tertentu seperti ketika konperensi pers European Central Bank (ECB) 10 Maret 2016, dimana harga EUR/USD mula-mula bergerak bearish tetapi kemudian berbalik arah dan bergerak bullish akibat pernyataan presiden ECB.

Pola sinyal palsu bearish dan bullish

Pola sinyal palsu ada 2 macam, yang terdiri dari 2 bar atau yang hanya terdiri dari sebuahpin bar yang menunjukkan false breakout bar. Pola yang terdiri dari 2 bar menunjukkan bar pertama yang menembus level tertinggi atau terendah mother bar dan bar kedua yang bergerak berlawanan arah dengan bar pertama, sehingga kedua bar tersebut menunjukkan pola false breakout. Berikut pola false breakout bearish (1) dan false breakout bullish (2):

                                    

Pola yang terdiri dari sebuah pin bar menunjukkan pergerakan harga yang berbalik arah setelah menembus level tertinggi atau level terendah mother bar sehingga membentuk false breakout pin bar atau reversal pin bar. Berikut pola false breakout dengan bearish reversal pin bar (3) dan bullish reversal pin bar (4):

                                        

Biasanya pola false breakout baik yang terdiri dari 2 bar atau yang terdiri dari sebuah pin bar akan melanjutkan pergerakan reversal dengan trend yang cukup kuat. Selain itu ada juga pola sinyal palsu yang terdiri dari 3 bar, tetapi jarang terjadi.

Trading dengan pola sinyal palsu

Pola sinyal palsu akibat false breakout bisa terjadi pada kondisi pasar yang trending ataupun sideways (ranging), dan biasanya probabilitas keberhasilannya cukup tinggi.

Berikut contoh pola sinyal palsu pada pasar yang trending dimana harga bergerak uptrend sebelum berkonsolidasi dan bergerak sideways dengan level support yang jelas. Tampak terjadi pola sinyal palsu yang terdiri dari 2 bar yaitu pola false breakout bullish:

                              

Entry buy bisa dilakukan setelah terjadi false breakout pada level support, dengan stop loss pada level terendah false breakout bar. Dalam contoh ini faktor pendukungnya adalah rejection (penolakan) false breakout bar pada level support. Untuk menentukan momentum entry yang lebih akurat bisa digunakan indikator sebagai konfirmator.

Contoh berikutnya adalah pola sinyal palsu pada pasar yang sideways (ranging) dimana harga bergerak dalam range trading yang jelas yaitu level resistance kunci (key resistance) dan level support kunci (key support).

                              

Pola sinyal palsu terjadi pada resistance kunci dimana setelah level tertinggi mother bar ditembus, harga segera bergerak kearah sebaliknya hingga menembus level terendah mother bar. Meski formasi false breakout bar tersebut tidak bisa digolongkan sebagai pin bar karena body-nya yang relatif tidak cukup pendek dibandingkan dengan ekornya, tetapi tetap valid sebagai bearish reversal bar, apa lagi setelah menembus level terendah mother bar.

Perhatikan penurunan tajam tersebut juga membentuk formasi bearish engulfing candle yang menyebabkan pembalikan trend (trend reversal) setelah menembus level support kunci. Entry sell bisa dilakukan setelah terjadi false breakout pada level resistance kunci atau setelah level terendah mother bar ditembus, dengan stop loss pada level tertinggi false breakout bar tersebut.

Dalam prakteknya kadang-kadang pola sinyal palsu tidak hanya terdiri atas sebuah inside bar, tetapi bisa 2 atau 3 inside bar atau mungkin lebih. Inside bar menunjukkan keadaan konsolidasi sebelum para pelaku pasar menentukan arah pergerakan harga selanjutnya. Konsolidasi bisa berlangsung singkat atau agak lama. Berikut contoh pola sinyal palsu dengan 2 inside bar:

                               

Tampak terbentuk false breakout pin bar atau reversal pin bar setelah 2 inside bar, yang diikuti oleh bullish bar. Dalam contoh ini faktor pendukung adalah rejection false breakout bar tersebut oleh level support, dan entry buy bisa dilakukan pada bar setelah reversal pin bar.

 

Baca Juga : 

Get Adobe Flash player

Mitra Broker Sang Pialang

 

 

 

Forexmart

 

 

 

Live Currency


The Forex Quotes are powered by Investing.com.

Sosial Media

 

 

Pengunjung

Flag Counter
DMCA.com Protection Status ||

f t g