Sang Pialang - Biro Statistik Tenaga Kerja AS pada hari Jumat (6/1) melaporkan data NFP untuk bulan Desember yang lebih rendah dari ekspektasi pasar. Dollar justru terpantau menguat terhadap berbagai major currency seperti yang terlihat pada pukul 20:45 WIB, hal tersebut kemungkinan disebabkan oleh karena tingkat upah pekerja  per jam tumbuh cukup meyakinkan untuk periode yang sama.

NFP Desember Melambat, Upah Pekerja

Non Farm Payroll yang dirilis oleh Pemerintah AS bertambah sebanyak 156k selama bulan Desember 2016 lalu, lebih rendah bila dibandingkan estimasi ekonom melalui survey Reuters 175k. Data NFP periode sebelumnya direvisi naik menjadi 204k.

Meskipun melambat, namun sebagian besar analis berpendapat bahwa jumlah tersebut masih berada diatas level yang dianggap cukup untuk menyerap pendatang baru di pasar tenaga kerja Negeri Paman Sam. Secara keseluruhan, ekonomi AS telah menciptakan 2.16 juta pekerjaan selama tahun 2016.

 

Upah Pekerja Per Jam Naik 0.4 persen

Selain NFP, Biro Statistik Tenaga Kerja juga merilis data mengenai tingkat upah pekerja per jam yang naik 10 cent atau 0.4 persen setelah turun 0.1 persen pada bulan November lalu. Kenaikan Average Hourly Earnings m/m sebesar 0.4 persen tersebut sekaligus melampaui estimasi analis untuk kenaikan 0.3 persen.

Tingkat pengangguran juga masih berada di level rendah 4.7 persen, bertambah 0.1 persen dibandingkan periode sebelumnya. Naiknya Unemployment Rate disebabkan oleh karena masuknya warga AS yang masuk kedalam usia produktif.

Pasca rilis data NFP yang melambat, Dollar AS justru menguat terhadap sebagian besar major currency kecuali Dollar Kanada. EUR/USD melemah 0.38 persen, berada di level 1.0551 sedangkan GBP/USD melemah 0.34 persen, USD/JPY menguat 0.48 persen dan berada dilevel 116.52.

 

Get Adobe Flash player

Mitra Broker Sang Pialang

 

 

 

Forexmart

 

 

 

Live Currency


The Forex Quotes are powered by Investing.com.

Sosial Media

 

 

Pengunjung

Flag Counter
DMCA.com Protection Status ||

f t g