Sang Pialang - Data Gross Domestic Product (GDP) digunakan sebagai ukuran pertumbuhan ekonomi Inggris dan merupakan salah satu acuan penting Bank of England (BoE) dalam menentukan kebijakan moneternya disamping tingkat inflasi, tenaga kerja dan tingkat upah. GDP Inggris yang biasanya berdampak tinggi pada GBP ini dirilis oleh Office for National Statistics (ONS) 3 kali per kwartal yaitu preliminary, second estimate dan final. Preliminary adalah rilis awal sehingga lebih berdampak. Rilis data berupa persentase perubahan GDP dibandingkan kwartal sebelumnya atau quarter per quarter (q/q), dan yang dibandingkan dengan kwartal yang sama pada tahun sebelumnya atau quarter per year (q/y). Yang paling berdampak biasanya adalah data GDP q/q. 

Hari ini 28 Januari jam 16:30 WIB akan dirilis data Preliminary GDP Inggris kwartal ke 4 tahun 2015 q/q. GDP kwartal ke 3 tumbuh 0.4% (revisi dari data sebelumnya yang tumbuh 0.5%), lebih rendah dari kwartal ke 2 yang tumbuh 0.7%, dan untuk Preliminary GDP kwartal ke 4 yang akan dirilis hari ini diperkirakan akan tumbuh 0.5% (atau +0.5%). Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan GBP/USD menguat, dan sebaliknya jika lebih rendah dari perkiraan maka GBP/USD akan cenderung melemah.



Sentimen dan level-level penting
Komentar dovish gubernur BoE Mark Carney bahwa kondisi saat ini bukan waktu yang tepat untuk menaikkan suku bunga cenderung menyebabkan GBP melemah, disamping rilis data fundamental Inggris minggu ini (hingga kemarin malam) berada di zona merah, terutama indeks Confederation of British Industry (CBI) Industrial Order Expectations bulan Januari ini yang turun tajam dari -7 pada bulan Desember 2015 ke -15. Seperti diketahui indeks CBI Order Expectations erat hubungannya dengan indeks Manufacturing PMI. 

Sementara menjelang FOMC meeting, data fundamental penting AS mengalami perbaikan yang signifikan, selain CB Consumer Confidence bulan Januari yang naik ke 98.1 dari sebelumnya 96.3, kemarin malam data New Home Sales AS bulan Desember juga naik ke 544,000 unit, lebih tinggi dari perkiraan 501,000 unit dan bulan sebelumnya yang 491,000 unit. Dengan demikian secara fundamental sentimen GBP/USD terhadap rilis data ini cenderung bearish.




Secara teknikal chart 4 hour diatas (hingga jam 00:16 WIB hari ini, menjelang FOMC meeting) menunjukkan kecenderungan bearish:
1. Harga kembali menembus dan bergerak dibawah kurva support exponential moving average (ema) 55 dan kurva middle band indikator Bollinger Bands.
2. Kurva indikator RSI bergerak dibawah center line (level 50.0), menunjukkan kecenderungan bearish.
3. Garis histogram indikator ADX berwarna merah yang menunjukkan dominan bearish.
Secara teknikal, sinyal untuk sell adalah ketika kurva indikator MACD telah memotong kurva sinyal (warna merah) dan bergerak dibawahnya, dan garis histogram OSMA juga bergerak dibawah level 0.00. 

Level pivot mingguan : 1.4233
Resistance : 1.4350 ; 1.4413 (level 76.4% Fibonacci expansion) ; 1.4500 ; 1.4557 ; 1.4629 (level 61.8% Fibonacci expansion) ; 1.4700 ; 1.4800 (level 50% Fibonacci expansion) ; 1.4890 ;1.5000 ; 1.5114 ; 1.5197 ; 1.5290 ; 1.5363 ; 1.5416 ; 1.5483 ; 1.5550.
Support : 1.4250 ; 1.4160 ; 1.4060 (level 100% Fibonacci expansion) ; 1.4000 ; 1.3809 ; 1.3702 (level 123.6% Fibonacci expansion).

Indikator: exponential moving average (ema) 55 ; Bollinger Bands (20,2) ; RSI (14) ; MACD(12, 26, 9) ; OSMA ; ADX (14).
Fibonacci expansion :
Titik 1 : 1.6523 (harga tertinggi 19 September 2014)
Titik 2 : 1.5033 (harga terendah  8 Januari 2015)
Titik 3 : 1.5551 (harga tertinggi 26 Pebruari 2015)
Fibonacci fan : 
Titik swing high : 1.7189 (harga tertinggi 15 Juli 2014)  
Titik swing low  : 1.6050 (harga terendah 10 September 2014)



5 skenario pergerakan GBP/USD :


Perkiraan pasar untuk Preliminary GDP Inggris kwartal ke 4 tahun 2015 q/q : +0.5%.
1. Jika hasil rilis sesuai perkiraan, yaitu antara +0.2% hingga +0.8%, maka kemungkinan GBP/USD masih akan bergerak dalam range, yaitu bergerak hingga batas resistance atau support yang terdekat dan kemungkinan untuk menembus level resistance atau support tersebut kecil.
2. Jika hasil rilis diatas perkiraan, yaitu antara +0.9% hingga +1.3%, maka kemungkinan GBP/USD akan menembus satu level resistance diatasnya.
3. Jika hasil rilis jauh diatas perkiraan yaitu lebih tinggi dari +1.3%, maka kemungkinan GBP/USD akan menembus 2 level resistance diatasnya.
4. Jika hasil rilis dibawah perkiraan, yaitu antara -0.3%  hingga +0.1%, maka kemungkinan GBP/USD akan merosot hingga menembus satu level support dibawahnya.
5. Jika hasil rilis jauh dibawah perkiraan, yaitu lebih rendah dari -0.3%, maka kemungkinan GBP/USD akan menembus 2 level support dibawahnya.

 

Baca Juga : 

Get Adobe Flash player

Mitra Broker Sang Pialang

 

 

 

Forexmart

 

 

 

Live Currency


The Forex Quotes are powered by Investing.com.

Sosial Media

 

 

Pengunjung

Flag Counter
DMCA.com Protection Status ||

f t g