Sang Pialang - Indeks harga saham gabungan (IHSG) bergerak tipis di pembukaan, turun 0,02% atau 0,91 poin ke level 4.582,72 pada perdagangan Kamis (28/1/2016).

Pelemahan indeks terjadi sejalan dengan pergerakan bursa Asia dan AS.

Sebelumnya indeks melanjutkan penguatan dengan ditutup naik tajam 1,62% atau 73,16 poin ke level 4.583,63 pada perdagangan Kamis (28/1/2016).

Indeks menguat setelah bergerak di kisaran level 4.526,22–4.583,63, setelah dibuka menguat 0,35% atau 15,75 poin ke level 4.526,22.

 

Bagaimana pergerakan IHSG hari ini? Ikuti pergerakannya hingga penutupan.

 

 
12:01WIB
Pukul 12.00 WIB: IHSG Naik 0,05% ke 4.585,80 di Jeda Siang

IHSG bertahan di zona hijau pada akhir sesi I, naik 0,05% atau 2,17 poin ke level 4.585,80.

 
11:29WIB
Pukul 11.28 WIB: Penguatan IHSG Menipis Jelang Akhir Sesi I

Penguatan IHSG menipis menjelang akhir sesi I. Indeks terpantau naik 0,03% atau 1,28 poin ke level 4.584,91.

Dari sembilan sektor yang ada, sebanyak tujuh sektor menguat dipimpin oleh agribisnis 1,27%.

Adapun pendorong utama indeks adalah sektor konsumer dengan kenaikan 0,5%.

 
10:26WIB
Pukul 10.07 WIB: Sejam Pertama Perdagangan, IHSG Masih Bertahan Menguat

IHSG berhasil mempertahankan penguatannya dalam satu jam pertama perdagangan dengan naik 0,18% atau 8,12 poin ke level 4.591,75

 
09:35WIB
Pukul 09.16 WIB: IHSG Berbalik Naik, Bursa Regional Juga Terpantau Mulai Menguat

IHSG berbalik menguat 0,32% atau 14,62 poin ke level 4.598,25 mengesampingkan sentimen dari pelemahan Wall Street dan pernyatan The Fed, setelah sempat dibuka turun tipis pagi ini.

“Secara teknikal, IHSG berpeluang melanjutkan tren bullish. Pelemahan bursa AS semalam lebih disebabkan oleh kinerja emiten, bukan dampak dari pernyataan The Fed,” kata Tim Riset NH Korindo Securities.

Bursa regional juga cenderung menguat. Indeks Nikkei 225 menguat 0,13% dua jam setelah dibuka melemah 0,61%, indeks Hang Seng naik 0,77%, sedangkan indeks Straits Times menguat 0,58%.

Wiliam Surya Wijaya, Analis Indosurya Securities, mengatakan saat ini adalah waktu yang tepat bagi investor jangka panjang mulai melakukan akumulasi pembelian. Adapun investor jangka pendek harus cermat memperhatikan pergerakan harga komoditas.

 
09:00WIB
Pukul 08.55 WIB: IHSG Dibuka Turun 0,02% ke 4.582,72

IHSG bergerak tipis di pembukaan, turun 0,02% atau 0,91 poin ke level 4.582,72 pada perdagangan Kamis (28/1/2016).

Pelemahan indeks terjadi sejalan dengan pergerakan bursa Asia dan AS.

 
08:53WIB
Pukul 08.53 WIB: Berikut Sentimen Penggerak Pasar Saham Hari Ini

Pemerintah Indonesia yang merilis paket kebijakan ekonomi IX tadi malam dan sikap The Fed yang belum memberikan sinyal perubahan rencana pengetatan moneter di tengah potensi perlambatan ekonomi global menjadi sentimen penggerak pasar modal.

Harga Minyak WTI diperdagangkan menguat 1,91% ke US$32,05 per barel pada pukul 04.24 WIB, sedangkan Brent menguat 3,46% ke US$32,90 per barel. Penurunan stok di AS picu penguatan harga minyak.

Adapun The Fed mempertahankan Fed Fund Rate usai rapat kebijakan moneter Januari. FOMC juga mempertahankan rencana kenaikan suku bunga secara bertahap (gradual) tanpa indikasi akan mengubah target kenaikan 2016. Namun, petinggi The Fed menyatakan mereka memperhatikan dampak gejolak ekonomi dan pasar global terhadap kinerja ekonomi AS.

Sementara itu semalam kebijakan yang diumumkan adalah Peraturan Presiden untuk mempercepat pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan termasuk dukungan bagi pembebasan lahan, peraturan pemerintah soal stabilisasi pasokan dan harga daging sapi, serta deregulasi bisnis jasa logistik.

Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan pemerintah berniat merevisi asumsi harga minyak di APBN 2016 dari US$50 per barel menjadi US$30—US$40 per barel.

Adapun dari sisi emiten,  Pabrik senilai Rp300 miliar milik PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) di CIkarang direncanakan mulai beroperasi pada semester II/2016.

Sementara itu, PT Timah (Persero) Tbk (TINS) menghentikan sekitar 10% dari operasi pertambahan timah di laut untuk sementara seiring dengan operasi penertiban pertambangan di Bangka Belitung. Sekitar 70% operasi pertambangan PT Timah dilakukan di laut.

 
07:39WIB
Pukul 07.39 WIB: Sikap The Fed Tekan Bursa AS, Harga Minyak Dorong Penguatan di Eropa

Bursa global bergerak bervariasi dengan bursa AS melemah, sedangkan bursa Eropa menguat pada penutupan dini hari tadi.

The Fed yang memberikan sinyal untuk mempertahankan suku bunganya membuat Wall Street tertekan dengan Dow Jones terkoreksi 1,38%, sedangkan Standard & Poor’s melemah 1,09%.

Sementara itu, rebound-nya harga minyak seiring penurunan stok di AS ikut mendorong saham-saham energi di bursa Eropa dan membuat Indeks Stoxx 600 ditutup naik 0,31%.

Get Adobe Flash player

Mitra Broker Sang Pialang

 

 

 

Forexmart

 

 

 

Live Currency


The Forex Quotes are powered by Investing.com.

Sosial Media

 

 

Pengunjung

Flag Counter
DMCA.com Protection Status ||

f t g