Sang Pialang 

Senin, 1 Pebruari 2016:
Jam 08:00 WIB: indeks Manufacturing PMI dan Non Manufacturing China versi China Federation of Logistics and Purchasing (CFLP) bulan Januari 2016 (Berdampak tinggipada AUD, CAD dan NZD)
Indeks Manufacturing dan Non-Manufacturing PMI versi China Federation of Logistics and Purchasing (CFLP) ini dirilis setiap bulan dan dampaknya hampir sama dengan yang dirilis Markit (indeks HSBC). Angka rilis diatas 50.0 menunjukkan ekspansi sektor manufaktur atau sektor jasa, dan rilis dibawah angka 50.0 menunjukkan terjadinya kontraksi. 

                     

Sejak bulan Agustus 2015 lalu indeks Manufacturing PMI China kembali berada pada angka dibawah 50.0, dan bulan Desember 2015 berada pada angka 49.7, lebih rendah dari perkiraan 49.9 tetapi lebih tinggi dari bulan Nopember 2015 yang 49.6. Sementara untuk indeks Non Manufacturing PMI bulan Desember 2015 berada pada angka 54.4, lebih tinggi dari Nopember yang 53.6 dan yang tertinggi dalam setahun terakhir. 

Untuk bulan Januari 2016 diperkirakan indeks Manufacturing PMI China akan berada pada angka 49.6. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan berdampak positif pada mata uang AUD, CAD dan NZD. Untuk indeks Non Manufacturing PMI analis tidak memberikan perkiraan, dan jika hasil rilis lebih tinggi dari bulan sebelumnya (54.4), maka akan berdampak positif pada mata uang AUD, CAD dan NZD.

Jam 08:45 WIB: indeks Caixin Manufacturing PMI China bulan Januari 2016 (Berdampaktinggi pada AUD dan NZD)
Indeks Manufacturing PMI versi Markit atau yang sekarang disebut dengan indeks Caixin ini adalah estimasi indeks PMI yang dibuat berdasarkan hasil survey terhadap 430 purchasing manager di seluruh China mengenai kondisi ekonomi dan bisnis saat ini hingga didapatkan gambaran prospek perekonomian kedepan. Parameter yang disurvey adalah produksi, new orders, harga, pengiriman, persediaan dan tenaga kerja. Indeks ini sering dianggap sebagai leading indicator. Angka rilis diatas 50.0 menunjukkan aktivitas sektor manufaktur sedang tinggi, dan rilis dibawah angka 50.0 menunjukkan terjadinya kontraksi. 

Sejak  bulan Maret 2015 lalu indeks Markit Manufacturing PMI China berada dibawah angka 50.0. Bulan Desember 2015 lalu berada pada angka 48.2, lebih rendah dari perkiraan 48.9 dan yang terendah sejak bulan September 2015 lalu akibat turunnya produksi dan ekspor. Untuk bulan Januari 2016 diperkirakan indeks Manufacturing PMI akan sedikit turun ke angka 48.1. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan AUD dan NZD menguat. 

Jam 16:30 WIB: indeks Manufacturing PMI Inggris versi Markit bulan Januari 2016 (Berdampak tinggi pada GBP)
Angka indeks ini dibuat dan dirilis oleh Markit setiap bulan. Indeks PMI (Purchasing Managers’ Index) untuk sektor manufaktur ini didasarkan pada 5 indikator utama yaitu: produksi, ketersediaan produk (inventory), aktivitas pengiriman (delivery), jumlah pesanan (orders) dan jumlah tenaga kerja. Di Inggris indeks ini dibuat berdasarkan hasil survey terhadap 600 purchasing manager mengenai kondisi ekonomi dan bisnis saat ini hingga didapatkan gambaran prospek perekonomian kedepan. Oleh karena itu indikator ini penting bagi investor dan para pelaku bisnis dan sering dianggap sebagai leading indicator. Angka rilis diatas 50.0 menunjukkan aktivitas sektor manufaktur sedang tinggi, dan rilis dibawah angka 50.0 menunjukkan terjadinya kontraksi.

                     

Sejak Desember 2013 indeks Manufacturing PMI Inggris selalu berada diatas angka 50.0, menunjukkan tingkat kepercayaan pelaku sektor ini terhadap prospek perekonomian Inggris. Bulan Desember 2015 lalu indeks berada pada angka 51.9, lebih rendah dari perkiraan 52.8 dan yang terendah sejak September 2015 akibat turunnya indeks output dan new orders. Untuk bulan Januari 2016 diperkirakan indeks akan sedikit turun ke angka 51.8. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan GBP menguat. 

Jam 16:30 WIB: data Net Lending to Individuals di Inggris bulan Desember 2015 (Berdampak medium pada GBP)
Data ini dirilis oleh Bank of England (BoE), mengukur perubahan jumlah total kredit baru ke konsumen. Indikator ini mencerminkan tingkat kepercayaan dan pengeluaran konsumen.Bulan Nopember 2015 lalu jumlah kredit baru ke konsumen berada pada angka £ 5.3 milyard, lebih tinggi dari perkiraan £ 4.9 milyard dan yang tertinggi sejak bulan Juni 2015.Untuk bulan Desember 2015 diperkirakan total kredit baru ke konsumen akan turun ke angka £ 4.9 milyard. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan GBP. 

Jam 20:30 WIB: data Personal Spending di AS bulan Nopember 2015 (Berdampak medium pada USD)
Indikator ini mengukur persentasi perubahan pengeluaran konsumen di AS selama periode sebulan. Disebut juga dengan Consumer Spending atau Personal Consumption Expenditures. Indikator ini penting sebagai pelengkap prediksi data inflasi, meski dampaknya tidak begitu tinggi karena data Retail Sales yang juga mencerminkan pengeluaran konsumen telah dirilis sebelumnya. Selain untuk memprediksi tingkat inflasi, pengeluaran konsumen juga mencerminkan daya beli yang merupakan indikator ekonomi penting.

Bulan Oktober 2015 lalu pengeluaran konsumen naik 0.3% dibandingkan September, sesuai dengan perkiraan dan merupakan persentasi kenaikan tertinggi sejak Juli 2015, sementara Personal Income bulan Oktober juga naik 0.3%, lebih rendah dari September yang naik 0.4%. Untuk bulan Nopember 2015 diperkirakan Personal Spending akan kembali naik 0.1% dan Personal Income akan naik 0.2%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan USD. 

Jam 22:00 WIB: indeks Manufacturing PMI AS versi Institute for Supply Management (ISM) bulan Januari 2016 (Berdampak tinggi pada USD)
Indeks ini sama dengan yang dirilis oleh Markit untuk Manufacturing PMI, hanya saja datanya bersumber dan dirilis oleh Institute for Supply Management (ISM) yang khusus dibuat untuk AS. Di AS indikator ini lebih berdampak dari yang dirilis Markit. Dibuat berdasarkan survey terhadap 400 purchasing manager di AS mengenai kondisi bisnis saat ini termasuk output produksi, ketersediaan produk, aktivitas pengiriman, jumlah pesanan dan jumlah tenaga kerja. Angka rilis diatas 50.0 menunjukkan ekspansi di sektor manufaktur dan dibawah angka 50.0 menunjukkan kontraksi. Dalam prakteknya indeks ini dianggap cukup akurat untuk memprediksi output sektor manufaktur di AS.

                     

Bulan Desember 2015 lalu indeks ISM Manufacturing AS berada pada angka 48.0 (revisi dari data sebelumnya yang 48.2), lebih rendah dari perkiraan 49.1 dan yang terendah sejak bulan Juni 2009 akibat turunnya new orders index, production index employment index dan raw materials inventories. Untuk bulan Januari 2016 diperkirakan indeks ISM Manufacturing PMI akan kembali naik ke angka 48.6. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan USD menguat. 

Jam 23:00 WIB: testimoni presiden European Central Bank (ECB) Mario Draghi (Berdampak tinggi pada EUR)
Mario Draghi dijadwalkan mengadakan testimoni mengenai laporan tahunan ECB didepan parlemen Eropa di Strasbourg.

Selasa, 2 Pebruari 2016:
Jam 01:00 WIB: pidato anggota FOMC Stanley Fischer (Berdampak medium-tinggi pada USD)
Anggota FOMC yang juga wakil ketua The Fed Stanley Fischer dijadwalkan berbicara mengenai perekonomian AS dan kebijakan moneter di New York.

 

 

Baca Juga : 

Get Adobe Flash player

Mitra Broker Sang Pialang

 

 

 

Forexmart

 

 

 

Live Currency


The Forex Quotes are powered by Investing.com.

Sosial Media

 

 

Pengunjung

Flag Counter
DMCA.com Protection Status ||

f t g