Sang Pialang - Selasa, 9 Pebruari 2016:
Jam 07:30 WIB: indeks kepercayaan bisnis Australia versi National Australia Bank (NAB) bulan Januari 2016 (Berdampak medium pada AUD)
Indeks kepercayaan bisnis ini dirilis oleh National Australia Bank (NAB) berdasarkan survey terhadap 350 pebisnis diluar sektor pertanian mengenai kondisi perekonomian Australia saat ini. Indeks ini adalah indikator awal untuk pengeluaran konsumen, perekrutan tenaga kerja dan investasi. Angka indeks lebih besar 0 (nol) menunjukkan ekspansi bisnis, dan dibawah 0 menunjukkan kontraksi.


                    

Bulan Desember 2015 lalu indeks kepercayaan bisnis NAB berada pada angka +3, lebih rendah dari Nopember yang +5. Untuk bulan Januari 2016 analis tidak memberikan perkiraan, tetapi jika hasil rilis lebih tinggi dari bulan sebelumnya (+3) maka akan cenderung mendukung penguatan AUD.

Jam 13:45 WIB: data tingkat pengangguran Swiss bulan Januari 2016 (Berdampak medium pada CHF)
Indikator ini mengukur persentasi total tenaga kerja produktif yang sedang tidak bekerja dan aktif mencari pekerjaan. Jumlah pengangguran akan berdampak pada pengeluaran konsumen, jumlah tenaga kerja dan tingkat kepercayaan. SNB selalu memperhatikan indikator ini untuk menentukan suku bunga (libor rate).

Sejak September hingga Desember 2015 tingkat pengangguran Swiss stabil pada angka 3.4%, lebih tinggi dari bulan sebelumnya (Agustus 2015) yang 3.3%. Untuk bulan Januari 2016 diperkirakan tingkat pengangguran akan kembali naik ke angka 3.5%. Hasil rilis yang lebih rendah dari perkiraan akan cenderung menyebabkan CHF menguat. 

Jam 14:00 WIB: data neraca perdagangan Jerman bulan Desember 2015 (Berdampak medium pada EUR)
Neraca perdagangan merupakan komponen terbesar dalam neraca pembayaran pemerintah Jerman. Jerman merupakan negara ekonomi terbesar kawasan Euro yang berorientasi ekspor, oleh karenanya data perdagangan negara ini akan berpengaruh pada mata uang Euro. Perdagangan Jerman dibagi atas 2 bagian yaitu perdagangan antara Jerman dan negara kawasan Euro (intra Euro zone) dan antara Jerman dan negara-negara lain diluar kawasan (extra Euro zone). Extra Euro zone lebih berdampak pada neraca perdagangan total kawasan Euro dan nilai mata uang Euro.

Sejak kwartal terakhir tahun 2012 neraca perdagangan Jerman selalu surplus. Bulan Nopember 2015 lalu surplus sebesar € 19.7 milyard, lebih rendah dari perkiraan yang akan surplus € 20.1 milyard dan juga lebih rendah dari Oktober 2015 yang surplus € 20.5 milyard (revisi dari data sebelumnya yang surplus € 20.8 milyard). Untuk bulan Desember 2015 diperkirakan perdagangan Jerman akan kembali surplus € 19.4 milyard. Jika surplus lebih tinggi dari perkiraan maka akan cenderung mendukung penguatan EUR.

Jam 16:30 WIB: data neraca perdagangan Inggris bulan Desember 2015 (Berdampak medium pada GBP)
Rilis neraca perdagangan Inggris secara rinci dibagi atas 3 item yaitu:
1. Visible Trade Balance yang hanya terdiri dari produk barang-barang fisik dan tidak menyertakan yang non fisik atau jasa. Item ini sering juga disebut dengan Trade Balance on Goods atau Merchandise Trade Balance.
2. Non European Union Trade Balance, yaitu neraca perdagangan total (barang dan jasa) terhadap negara-negara diluar Uni Eropa.
3. Total Trade Balance atau neraca perdagangan total (barang dan jasa) terhadap seluruh negara partner dagang Inggris. Neraca perdagangan total merupakan komponen terbesar dalam neraca pembayaran pemerintah Inggris.
Diantara ke 3 item tersebut yang paling berdampak adalah Visible Trade Balance, dan istilah neraca perdagangan selalu mengacu pada item ini.

Sejak kwartal terakhir 2012 perdagangan Inggris selalu defisit. Bulan Nopember 2015 lalu defisit sebesar £10.6 milyard, lebih rendah dari perkiraan yang akan defisit £10.5 milyard tetapi lebih baik dari Oktober 2015 yang defisit £11.2 milyard (revisi dari data sebelumnya yang defisit £11.8 milyard). Untuk bulan Desember 2015 diperkirakan perdagangan Inggris akan kembali defisit sebesar £10.4 milyard. Defisit yang lebih rendah dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan GBP. 

Jam 18:00 WIB: indeks NFIB Small Business di AS bulan Januari 2016 (Berdampak medium pada USD)
Indeks yang dirilis oleh National Federation of Independent Business (NFIB) ini mengukur pandangan para pelaku bisnis skala kecil terhadap keadaan perekonomian AS saat ini. Bisnis skala kecil adalah perusahaan swasta yang mempekerjakan 1 hingga 250 tenaga kerja termasuk pemiliknya. Item survey meliputi hasil penjualan, ketersediaan barang, pendapatan perusahaan, tingkat upah, tingkat inflasi dan kredit. Tidak ada angka patokan untuk mengukur optimisme atau pesimisme. Jika hasil rilis lebih tinggi dari sebelumnya maka pelaku bisnis lebih optimis.

                     

Bulan Desember 2015 lalu indeks NFIB berada pada angka 95.2,  lebih rendah dari perkiraan 95.4 tetapi lebih tinggi dari bulan Nopember 2015 yang 94.8. Untuk bulan Januari 2016 diperkirakan indeks akan berada pada angka 94.6. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan USD. 

Jam 22:00 WIB: data Job Openings and Labor Turnover Summary (JOLTS) AS bulan Desember 2015 (Berdampak medium-tinggi pada USD)
Data yang dirilis setiap bulan oleh biro statistik tenaga kerja AS ini mengukur jumlah lapangan pekerjaan baru yang tersedia di seluruh AS diluar sektor pertanian selama kurun waktu sebulan. Informasi jenis pekerjaan baru tersebut bisa diperoleh dari Job Fair yang diadakan secara rutin di seluruh negara bagian. Meski dirilis sebulan lebih lambat dari perubahan jumlah tenaga kerjanya (Non-Farm Payrolls), tetapi The Fed menganggap sebagai salah satu leading indicator bagi kondisi tenaga kerja secara keseluruhan.


                    

Bulan Nopember 2015 lalu jumlah lapangan pekerjaan baru di AS mencapai 5.431 juta job, lebih tinggi dari perkiraan yang 5.410 juta job namun yang terendah dalam 3 bulan terakhir. Untuk bulan Desember 2015 diperkirakan jumlah lapangan pekerjaan baru akan naik ke 5.540 juta job. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan USD. 

Jam 22:00 WIB: data Wholesale Inventories AS bulan Desember 2015 (Berdampak medium pada USD)
Data ini mengukur persentasi perubahan jumlah total stok barang komoditi yang ada di agen dan distributor besar di AS. Indikator ini menunjukkan perubahan tingkat permintaan di level retailer, dan juga tingkat pengeluaran konsumen. Stok barang yang cepat berkurang menunjukkan tingkat aktivitas ekonomi yang tinggi. 

Untuk bulan Desember 2015 diperkirakan Wholesale Inventories di AS akan turun 0.1% (atau -0.1%) dibandingkan Nopember yang juga turun 0.3% (terendah sejak bulan Juli 2015). Hasil rilis yang lebih rendah dari perkiraan (atau persentase penurunan yang lebih tinggi) akan cenderung mendukung penguatan USD.

 

Baca Juga : 

Get Adobe Flash player

Mitra Broker Sang Pialang

 

 

 

Forexmart

 

 

 

Live Currency


The Forex Quotes are powered by Investing.com.

Sosial Media

 

 

Pengunjung

Flag Counter
DMCA.com Protection Status ||

f t g