Sang Pialang - Kamis, 11 Pebruari 2016:
Hari libur bank-bank di Jepang (National Foundation Day)
Pertemuan Eurogroup

Jam 02:00 WIB: rilis anggaran belanja pemerintah AS bulan Januari 2016 (Berdampak medium pada USD)
Data ini dirilis oleh departemen keuangan AS, menunjukkan selisih antara pembayaran yang diterima oleh pemerintah AS (dari pajak dan lainnya) dan pembayaran oleh pemerintah AS keluar (untuk pembelian dan transfer pembayaran). Jika pengeluaran lebih besar dari penerimaan maka anggaran belanja akan defisit yang ditunjukkan oleh angka negatif, sebaliknya anggaran belanja akan surplus yang ditunjukkan oleh angka positif.

Bulan Desember 2015 lalu anggaran belanja pemerintah AS mengalami defisit USD 14.4 milyard, lebih rendah dari perkiraan yang akan defisit USD 2.7 milyard tetapi merupakan defisit terendah sejak bulan September 2015. Untuk bulan Januari 2016 diperkirakan anggaran belanja akan surplus sebesar USD 10.3 milyard. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan USD. 

Jam 04:30 WIB: indeks Business NZ Manufacturing Selandia Baru bulan Januari 2016 (Berdampak medium pada NZD)
Indikator ini disebut juga dengan Performance of Manufacturing Index (PMI) dan dibuat berdasarkan survey terhadap sejumlah pelaku industri manufaktur mengenai kondisi bisnis di Selandia Baru termasuk hasil produksi, jumlah order, persediaan barang, tenaga kerja dan harga. Angka indeks diatas 50.0 menunjukkan ekspansi, dibawah 50.0 menunjukkan kontraksi.

                     

Bulan Desember 2015 lalu indeks Business NZ Manufacturing berada pada angka 56.7, lebih tinggi dari bulan Nopember yang 54.9 (revisi dari data sebelumnya yang 54.7) dan yang tertinggi sejak bulan Oktober 2014 akibat naiknya indeks new orders dan production. Untuk bulan Januari 2016 analis tidak memberikan perkiraan, tetapi jika hasil rilis lebih tinggi dari bulan Desember 2015 (56.7) maka NZD akan cenderung menguat. 

Jam 15:15 WIB: data Consumer Price Index (CPI) Swiss bulan Januari 2016 (Berdampak medium-tinggi pada CHF)
CPI adalah indikator utama guna mengukur tingkat inflasi di Swiss, dan karena perekonomian Swiss tidak sebesar negara-negara mata uang utama lainnya, maka data yang dirilis adalah CPI total (termasuk konsumsi makanan dan bahan bakar) dan tidak ada kategori CPI inti (Core CPI) seperti pada umumnya negara lain. Sama dengan tetangganya kawasan Euro, saat ini deflasi sedang melanda Swiss. Rilis data berupa perubahan CPI dibandingkan bulan sebelumnya (m/m) dan dibandingkan bulan yang sama pada tahun sebelumnya (y/y). Yang berdampak tinggi adalah data inflasi tahunan atau CPI total y/y. 

                     

Bulan Desember 2015 lalu inflasi tahunan Swiss kembali turun 1.3% (atau -1.3%), lebih rendah dari perkiraan yang akan turun 1.2% tetapi lebih baik dari bulan Nopember yang turun 1.4% (terendah sejak tahun 1959), sementara untuk basis bulanan (m/m) CPI total turun 0.4% (atau -0.4%), lebih rendah dari perkiraan yang akan turun 0.2% dan yang terendah sejak bulan Juli 2015 akibat turunnya harga perumahan dan energi (-0.6%) dan makanan serta minuman non alkohol (-1.1%). Untuk bulan Januari 2016 diperkirakan CPI total y/y akan kembali turun 1.3% (atau -1.3%) dan untuk m/m akan turun 0.3% (atau -0.3%). Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan CHF menguat.

Jam 20:30 WIB: data Jobless Claims AS per 5 Pebruari 2016 (Berdampak tinggi pada USD)
Jobless Claims mengukur jumlah klaim tunjangan pengangguran selama minggu lalu, dan merupakan data fundamental paling awal yang berhubungan dengan jumlah tenaga kerja. Data Jobless Claims juga indikator awal bagi pengeluaran konsumen yang akan mempengaruhi tingkat inflasi. Ada 2 data yaitu Initial Jobless Claims dan Continuing Jobless Claims. Initial Jobless Claims mengukur jumlah mereka yang baru pertama kali menerima tunjangan pengangguran dan lebih berdampak. Indikator Jobless Claims biasanya mengacu pada data initial.

                     

Minggu lalu Jobless Claims AS kembali naik 8,000 ke 285,000 klaim dibandingkan minggu sebelumnya yang 277,000 klaim (revisi dari data sebelumnya yang 278,000), lebih tinggi dari perkiraan 279,000. Sementara klaim rata-rata 4 mingguan berada pada angka 284,750 klaim, naik 2,000 klaim dibandingkan minggu sebelumnya. Klaim rata-rata 4 mingguan masih berada dibawah 300,000 klaim yang merupakan batas acuan untuk Jobless Claims. Untuk minggu ini diperkirakan klaim tunjangan pengangguran akan kembali naik 2,000 ke 287,000 klaim. Hasil rilis yang lebih rendah dari perkiraan akan cenderung menyebabkan USD menguat. 

Jam 20:30 WIB: indeks harga perumahan baru di Canada bulan Desember 2015 (Berdampak medium pada CAD)
Indikator ini mengukur persentasi perubahan harga jual rumah baru di Canada dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Data ini sering digunakan sebagai indikator awal untuk trend penjualan perumahan dan pengeluaran konsumen. Jika perekonomian sedang mengalami kontraksi atau resesi, indikator ini adalah salah satu yang mengisyaratkan keadaan tersebut.

Bulan Nopember 2015 lalu harga perumahan baru di Canada naik 0.2%, sesuai dengan perkiraan tetapi lebih rendah dari bulan Oktober yang naik 0.3%. Untuk bulan Desember 2015 diperkirakan indeks harga perumahan baru akan kembali naik 0.3%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan CAD menguat.

Jam 22:00 WIB: testimoni ketua The Fed Janet Yellen didepan Senate Banking Committee, di Washington DC (Berdampak tinggi pada USD)
Janet Yellen kembali dijadwalkan mengadakan testimoni semi annual didepan Senate Banking Committee, di Washington DC mengenai kebijakan moneter The Fed. Jika isi testimoni Yellen dianggap hawkish maka USD akan cenderung menguat, dan sebaliknya jika dovish maka USD akan cenderung melemah.

Get Adobe Flash player

Mitra Broker Sang Pialang

 

 

 

Forexmart

 

 

 

Live Currency


The Forex Quotes are powered by Investing.com.

Sosial Media

 

 

Pengunjung

Flag Counter
DMCA.com Protection Status ||

f t g