Sang Pialang - Kelesuan mulai merambati sektor properti. Penjualan unit-unit baru terkoreksi cukup dalam di bulan Januari lalu. Pada belahan benua lainnya, mata uang tunggal Eropa menemukan momentum untuk membalas kemerosotannya selama ini.

us new home sales feb 2016

Di Dalam Semakin Berat

Ganjalan terhadap perumahan kembali terjadi. Padahal periode sebelumnya di akhir tahun lalu, sektor yang menjadi salah satu andalan perputaran roda bisnis dalam negeri sudah sempat mendapatkan sinyal positif tren pertumbuhan bakal kembali berjalan. Para ekonom memprediksi sektor perumahan khususnya unit tempat tinggal memang sedang berada dalam dilema. Di satu sisi mereka harus menjaga suplai agar harga tidak semakin melonjak karena kelangkaan stok. Di pihak lain melorotnya performa penjualan sejak kwartal akhir tahun lalu juga masih cukup membuat trauma para pengembang untuk menambah persediaan unit-unit baru.

Dalam hitungan diantara para analis, penurunan sejumlah 522 ribuan kali ini sudah dalam bayangan mereka sebelumnya namun fakta mengejutkan sungguh tak dinyana bakal terguling sedalam 494 ribu. Musim kali ini memang memunculkan keheranan para analis, dimana dalam keadaan musim-musim dingin yang telah berlangsung selama beberapa bulan belakangan ini seharusnya banyak rumah-rumah atau tempat tinggal dengan harga murah yang lebih laku ketimbang tempat tinggal yang bernilai lebih mahal. Kenyataannya didapati bahwa harga unit-unit tersebut justru cenderung jatuh bahkan menjadi yang terendah sejak 2014.

Kondisi-kondisi di atas diperparah dengan situasi dari sektor perbankan dan tenaga kerja. Para pengembang dan calon pemilik rumah baru dihadapkan pada peraturan yang semakin ketat dalam persyaratan peminjaman baik untuk modal maupun untuk kepemilikan rumah. Belum lagi pihak pengembang merasakan kesulitan dalam menemukan sumber daya pekerja yang memiliki keahlian yang tepat untuk proyek-proyek mereka.

Euro Ancang-ancang

Saat yang ditunggu akhirnya muncul. Setelah sekian lama mengumpulkan tenaga, malam ini energi itu dicoba dilepaskan bebarengan dengan momentum pelemahan sektor properti di AS. Para investor mencoba mendongkrak Euro dari level 1.1018. Walaupun sempat terjadi tekanan jual yang cukup kuat dari para pendukung Greenback, namun akhirnya setelah jatuh hingga level 1.0957, Euro berhasil dikerek dan kembali bertengger di kisaran 1.1020 an.

 

Baca Juga : Presiden Jokowi : Humas Pemerintah Harus Bergerak Cepat dan Satu Narasi

 

 
Get Adobe Flash player

Mitra Broker Sang Pialang

 

 

 

Forexmart

 

 

 

Live Currency


The Forex Quotes are powered by Investing.com.

Sosial Media

 

 

Pengunjung

Flag Counter
DMCA.com Protection Status ||

f t g